Optimalisasi Sistem Akuakultur Ramah Lingkungan Pada Budidaya Rumput Laut Di Desa Lembar Selatan
Keywords:
Akuakultur berkelanjutan, Rumput laut, Sistem ramah lingkunganAbstract
Budidaya rumput laut merupakan salah satu subsektor perikanan yang memiliki potensi ekonomi tinggi dan berkontribusi signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir. Namun, praktik budidaya yang tidak ramah lingkungan dapat menimbulkan degradasi ekosistem pesisir, termasuk pencemaran air, kerusakan habitat, dan konflik ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi optimalisasi sistem akuakultur rumput laut yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Desa Lembar Selatan, Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pembudidaya, serta analisis parameter lingkungan perairan seperti suhu, salinitas, DO, dan transparansi. Hasil menunjukkan bahwa penerapan sistem budidaya long-line dengan penataan spasial yang sesuai zonasi lingkungan dapat meningkatkan produktivitas dan menjaga kualitas ekosistem perairan. Selain itu, pendekatan integrasi sosial-ekologis seperti pelibatan masyarakat dalam pengawasan lingkungan dan penerapan prinsip biosecurity terbukti mendukung keberlanjutan budidaya. Rekomendasi mencakup penguatan kelembagaan lokal, pelatihan teknis ramah lingkungan, serta pengembangan model akuakultur berkelanjutan berbasis ekosistem. Studi ini diharapkan menjadi acuan dalam pengembangan budidaya rumput laut yang produktif namun tetap menjaga keseimbangan ekologis perairan pesisir



