Analisis Potensi Gerakan Tanah Menggunakan Metode Geologi Teknik Di Lereng Gunung Rinjani
Keywords:
Gerakan tanah, Geologi teknik, Kestabilan lerengAbstract
Lereng Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan wilayah yang memiliki kerentanan tinggi terhadap gerakan tanah akibat kondisi geologi yang kompleks, kemiringan lereng yang curam, curah hujan tinggi, serta penggunaan lahan yang tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi gerakan tanah menggunakan pendekatan geologi teknik melalui integrasi data litologi, struktur geologi, kemiringan lereng, dan kondisi hidrogeologi. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi teknik, analisis kestabilan lereng dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif (metode Limit Equilibrium), serta interpretasi laboratorium untuk mengetahui sifat fisik dan mekanik tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah dengan kemiringan lereng di atas 30°, litologi berupa batuan vulkanik terlapuk, dan tanah lempung berplastisitas tinggi memiliki potensi gerakan tanah sangat tinggi. Faktor pemicu utama adalah curah hujan dan pembebanan tambahan akibat aktivitas manusia. Rekomendasi mitigasi berupa pengelolaan lereng, sistem drainase, dan reboisasi diperlukan untuk mengurangi risiko bencana. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar perencanaan mitigasi bencana di wilayah pegunungan aktif seperti Rinjani



