Pengaruh Intervensi Gizi Terpadu terhadap Status Gizi Balita di Daerah Endemis Stunting

Authors

  • Yasinta Rakanita Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Pelita Mas, Palu, Indonesia Author

Keywords:

Intervensi gizi, Stunting, Program klinis, Status gizi

Abstract

Masalah stunting pada balita masih menjadi tantangan utama di berbagai daerah endemis di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh intervensi gizi terpadu, baik secara klinis maupun komunitas, terhadap perbaikan status gizi balita di daerah endemis stunting. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre-post test control group design. Sebanyak 120 balita usia 6–59 bulan dari dua desa endemis stunting di Nusa Tenggara Barat dipilih secara purposive. Intervensi dilakukan selama 6 bulan dan meliputi pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal, suplementasi mikronutrien, konseling gizi, dan pemantauan pertumbuhan secara rutin oleh kader kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan status gizi balita di kelompok intervensi dibanding kelompok kontrol, terutama pada indikator berat badan menurut umur (BB/U) dan tinggi badan menurut umur (TB/U). Peran aktif keluarga dan kader kesehatan menjadi faktor pendukung keberhasilan program. Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi gizi terpadu yang melibatkan pendekatan klinis dan komunitas dapat menjadi strategi efektif untuk menurunkan prevalensi stunting di daerah endemis. Studi ini merekomendasikan perluasan program serupa pada wilayah dengan prevalensi stunting tinggi dan integrasi dalam kebijakan kesehatan masyarakat nasional

Downloads

Published

2026-04-30